Predikat 'superdad' sepertinya layak disematkan pada seorang pria bernama Benjamin Carpenter. Ia diketahui telah mengadopsi 15 anak berkebutuhan khusus, denngan latar belakang berbeda-beda.
Belum lama ini, Ben mengadopsi seorang anak laki-laki berusia 23 bulan yang hingga saat ini tidak memiliki kemampuan berjalan, berbicara, bahkan sulit untuk mengonsumsi makanan.
Diakui Ben, Noah memiliki kelainan genetik langka yang disebut dengan istilah Cornelia de Lange syndrme. Kondisi ini menyebabkan Noah mengalami keterlambatan pada pertumbuhannya, intellectual disability, dan limb defects.

Ben juga menjadi ayah tunggal bagi Jack, 12 tahun, Ruby, 8 tahun, Lily 7 tahun, dan Joseph yang masih berusia 4 tahun. Jack diketahui memiliki austime, Ruby memiliki kebutuhan khusu, Lily tidak bisa mendengar, dan Joseph mengalami Down's Syndrome.
Di balik keterbatasan tersebut, pria asal Huddersfiel, Inggris ini mengatakan bahwa kehadiran anak-anaknya justru membuat ia merasa bahagia. Terlebih saat ia memutuskan untuk mengadopsi Noah.
"Dia adalah anak paling tenang yang pernah saya rawat. Dia sangat jarang menangis dan bayi paling menggemaskan dengan kepribadian yang luar biasa," kata Ben, sebagiamana dilansir dari The Sun, Jumat (24/5/2019).

Minggu ini, Ben berhasil mendapatkan persetujuan dari hakim High Court untuk mengadopsi Noah. Sang hakim menghargai perjuangan Ben yang selama ini dikenal selalu membantu anak-anak berkebutuhan khusus.
"Jujur, rasanya sangat luar biasa. Pertama, anak-anak itu tidak perlu khawatir lagi tentang kehadiran sosok orangtua di tengah-tengah mereka," terang Ben.
Setelah resmi diadopsi, anak-anak itu juga akan mendapat nama dan keluarga baru. Sebagai orangtua, Ben merasakan bahwa hal tersebut memberikan kepuasan batin tersendiri bagi dirinya.

Belum lama ini, Ben berkesempatan menjadi bintang tamu dalam acara This Morning besutan salah satu stasiun televisi Inggris. Kehadirannya dinilai sangat menginspirasi dan tak sedikit pula penononton yang memberikan apresiasi kepada Ben, baik dari sekadar komentar di media sosial maupun secara langsung.
Saat sang pembawa acara menanyakan alasan Ben mengadopsi anak, ia menjelaskan bahwa dirinya hanya ingin menjadi seorang ayah.
"Memiliki anak biologi mungkin menjadi impian banyak orang, tapi bagi saya tidak. Saya tahu banyak orang yang mencibir keputusan saya mengadopsi anak-anak berkebutuhan khusus. Justru mereka adalah anugerah Tuhan yang paling berharga dalam kehidupan saya," tukasnya.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.