Mari, kenalan dengan Dewi Pringgodani, salah satu kolektor fashion terlengkap, yang punya koleksi ratusan tas mewah, gaun couture dan sepatu bermerek yang tak terhitung lagi jumlahnya.
Hello, sekarang apa saja kesibukan Anda?
Saya, pengusaha di bidang tambang, maka aktivitas sehari-hari sibuk mengawasi bisnis utama ini. Selain itu, sekarang saya sedang melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar Doktor di Hukum Pidana, Universitas Trisakti, Jakarta. Sehingga, saya juga sering diminta jadi pembicara di bidang hukum dan keamanan.
Ternyata bidang yang Ibu tekuni sangat serius, jauh dari dunia fashion. Bagaimana ceritanya Ibu bisa jadi pecinta fashion, bahkan selalu jadi yang terdepan mengikuti perkembangannya?
Sebagai seorang pengusaha, tentu saja saya selalu harus tampil rapi, menarik dan meyakinkan saat bertemu dengan klien atau hadir di berbagai acara. Bagi saya selalu tampil rapi dan menarik itu juga menunjukkan bahwa saya menghargai orang-orang yang saya temui.
Saya sangat menghargai mereka yang meluangkan waktu untuk berdandan menarik sebelum tampil di muka publik. Saya juga sering mendapat undangan menghadiri acara-acara fashion, misalnya launching koleksi terbaru dari sebuah brand fashion. Dari situ, saya jadi selalu tahu info terbaru seputar dunia fashion.

Mana yang lebih Ibu pilih, koleksi klasik atau limited edition? (koleksi terbatas –red.)
Jelas, saya memilih limited edition, karena lebih istimewa, dong! Dengan memiliki Limited edition, saya lebih merasa lebih personal dan tentu saja memiliki barang-barang yang dibuat dalam jumlah yang sangat terbatas membuat saya sangat bahagia!
Bisa sebutkan 3 produk fashion yang jadi favorit Anda?
Tas, sepatu dan jam tangan. Saya selalu terobsesi dengan ketiga produk ini untuk mengoleksinya.
