Berdasarkan informasi yang Okezone rangkum dari berbagai sumber, Rabu (22/5/2019), langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mencari udara segar. Segeralah pergi dari lokasi ditembakannya gas air mata menuju tempat yang lebih aman. Udara segar dapat meredakan gejala akibat paparan gas air mata.
Jika tidak memungkinkan untuk mencari tempat lain, apabila Anda memakai lensa kontak harus segera melepaskannya. Kemudian untuk mengatasi iritasi mata, basuhlah daerah sekitar mata dengan air bersih selama kurang lebih 10 menit untuk meredakan gejalanya. Selain itu, bisa juga menggunakan air garam steril atau cairan infus. Selanjutnya gunakan kacamata pelindung dan masker gas atau respirator.
Jika sesak napas mulai terasa, cobalah menghirup udara dari dalam baju. Namun jika baju juga terpapar gas air mata, cara ini tidak boleh dilakukan. Cara lain untuk mengatasi kesulitan bernapas adalah menggunakan oksigen dan bahkan obat asma. Terakhir, jika busana yang dikenakan terpapar gas air mata segera lepaskan dan basuhlah kulit menggunakan air untuk menghindari iritasi.
(Utami Evi Riyani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.