Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

9 Cara Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat, Jangan Sampai Muka Kayak Jalan Rusak!

Agregasi Hellosehat.com , Jurnalis-Selasa, 14 Mei 2019 |10:34 WIB
   9 Cara Hilangkan Bopeng Bekas Jerawat, Jangan Sampai Muka Kayak Jalan Rusak!
Ilustrasi Jerawat. (Foto: Bailey)
A
A
A

BEKAS jerawat memang sangat mengganggu dan bisa merusak penampilan. Apalagi jika bekas jerawat itu membuat muka bopeng karena bekas luka yang dalam pada kulit, biasanya bekas luka ini tidak hilang dengan sendirinya.

Bekas luka ini terlihat berbentuk cekung, seperti lubang atau lekukan kulit. Ini terjadi karena ketika lapisan kulit yang dalam mengalami kerusakan, setelah jerawat sembuh.

Nah, banyak orang yang mencoba segala cara menghilangkan bopeng bekas jerawat. Memangnya apa saja pilihannya dan seperti apa masing-masing prosedurnya? Yuk, simak ulasannya di bawah ini.

Baca Juga: Viral Foto Bocah Menikah dengan Perempuan Dewasa, Ternyata Ini Faktanya!


1. Chemical peeling

Salah satu cara mengobati bekas luka jerawat yang dianggap ampuh

Banyak orang dengan bekas jerawat ini memilih melakukan peeling atau pengelupasan kulit untuk mengurangi jaringan parut. Selama chemical peeling, lapisan asam akan diterapkan pada wajah.

Perawatan ini menghilangkan lapisan luar kulit dan membantu sel-sel baru untuk beregenerasi. Dilansir dari laman Healthline, perawatan peeling sebenarnya tidak benar-benar menghapus bopeng di kulit wajah. Peeling lebih ditujukan untuk membuat pengelupasan kulit pada bekas luka yang tidak dalam.

Peeling wajah ini bisa dilakukan menggunakan cairan khusus wajah yang mengandung, asam glikolat, asam piruvat, asam salisilat dan asam trikloroasetat (TCA). Tapi efek samping yang paling umum terjadi adalah kulit jadi kemerahan dan iritasi setelah pengelupasan.

2. Krim wajah untuk menghilangkan bopeng

Tak perlu ke dokter, cukup oleskan krim wajah

Krim yang bisa dibeli bebas di apotek untuk penyembuhan bekas luka sering kali jadi cara menghilangkan bopeng bekas jerawat tahap pertama. Pada dasarnya, krim ini bekerja dengan melembapkan kulit dan mengurangi gejala seperti gatal atau kemerahan.

Akan tetapi, penggunaan krim ini akan memakan waktu berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun kerjanya, tergantung komposisi krim tersebut dan kecocokan dengan kulit. Penggunaan krim ini juga harus dilakukan terus menerus.

Beberapa masker juga ada yang mengandung bahan seperti dalam krim ini untuk merangsang pertumbuhan kulit baru dan membantu mengurangi tanda-tanda bekas luka. Namun, kekuatan obat dalam masker bisanya berkekuatan rendah, sehingga diperlukan waktu yang lama untuk menghasilkan hasil yang diinginkan.

Baca Juga: Intip Gaya Busana 5 Artis Nyaleg yang Lolos ke Senayan


3. Dermabrasi

Perwatan kulit yang memerlukan tenaga ahli

Dermabrasi bisa membuat hasil kulit yang merata tanpa penggunaan bahan kimia. Pada proses ini kawat kecil halus yang berputar dilewatkan pada kulit yang mengalami luka untuk mengikis lapisan kulit. Dermabrasi akan menghilangkan lapisan kulit yang bopeng baik bagian dermis (kulit terluar) dan lapisan tengahnya (dermis).

Dermabrasi ini dilakukan dengan bius lokal atau umum, tergantung ukuran bopeng yang membutuhkan perawatan dermabrasi. Setelah itu kulit dibiarkan untuk sembuh.

Dengan dermabrasi ini akan membantu menciptakan tampilan yang lebih merata pada kulit, sehingga sering dilirik sebagai cara menghilangkan bopeng bekas jerawat.

Dermabrasi harus dilakukan oleh dokter yang ahli di bidangnya, sebab sebenarnya cara dermabrasi yang kurang tepat akan meningkatkan risiko menciptakan bekas luka baru yang membesar atau menyebabkan infeksi kulit.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement