6. Ada dua jenis stroke
Stroke iskemik, muncul ketika ada gumpalan yang menghalangi pembuluh darah ke otak. Sedangkan stroke hemoragik, muncul ketika pembuluh darah yang melemah pecah, dan itu paling sering disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.
7. Kematian akibat stroke menurun
Di Amerika Serikat, stroke yang sebelumnya menduduki posisi tertinggi ke-3 untuk penyebab kematian tertinggi sudah turun menjadi posisi ke-5 dalam 10 tahun terakhir. Ini sebagian besar disebabkan karena tekanan darah yang lebih baik meningkatnya kesadaran.

8. Adanya prosedur baru yang membantu lebih banyak pasien pulih sepenuhnya dari stroke
Prosedur ini disebut emergent stroke thrombectomy, yang bisa mengembalikan aliran darah menjadi normal. Kemampuan untuk membuka pembuluh darah dengan cepat memberi setiap pasien kesempatan untuk pulih sepenuhnya dengan lebih cepat.
9. Sleep apnea berkaitan dengan stroke
Faktor-faktor seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan merokok jelas berdampak terkena stroke. Tetapi banyak orang tidak tahu kalau faktor lain seperti sleep apnea dapat menyebabkan penyakit jantung dan kemudian menyebabkan stroke secara langsung.
10. Wanita berisiko lebih tinggi terkena stroke
Menurut para ahli di Harvard Medical School, setiap tahun, sekitar 55.000 wanita lebih banyak terserang stroke daripada pria. Wanita biasanya hidup lebih lama daripada pria, dan bertambahnya usia adalah faktor risiko stroke. Tetapi mereka juga lebih rentan terhadap migrain, yang dapat melipatgandakan risiko. Hormon wanita, kehamilan, dan persalinan semuanya meningkatkan risiko stroke.
(Utami Evi Riyani)