4. Duel Keris atau Sigajeng laleng lipa
Tradisi ini juga terdengar sangat menyeramkan. Bagaimana tidak, dalam melangsungkan tradisi ini, dua pria dibiarkan beradu di dalam sarung dengan berbekal keris sebagai senjata. Tak jarang, pertempuran selesai dengan dua nyawa hilang.
Tradisi ini juga biasa digunakan untuk menyelesaikan masalah di antara dua pihak. Masalah diselesaikan dengan pertarungan dan ini berkaitan dengan harga diri yang diamini suku Bugis, Makassar.
Namun, tradisi ini sudah ditinggalkan masyarakat Bugis. Mereka tetapi tetap mengamini filosofi dari tradisi ini dan itu kenapa sekarang masih bisa Anda lihat aksi ini tapi dalam bentuk pertunjukan. Jadi, nggak benar-benar saling membunuh.

(Foto : @nasar_rimba/Instagram)
5. Ritual Pemakaman di 'Waruga'
Hal terakhir tentu berkaitan dengan kematian. Di Indonesia, orang mati saja ada tradisinya. Salah satunya yang ada di Minahasa ini. Di sana, mayat diperlakukan tidak sama dengan yang banyak dilakukan.
Jadi, mayat akan dimakamkan dengan posisi duduk sembari memeluk lutut. Spesifiknya, tumit mayat menempel pada pantat dan mulut mencium lutut. Selain itu, posisi mayat harus menghadap ke utara, ini berkaitan dengan nenek moyang Minahasa yang dikatakan berasal dari utara.
Setelah ritual itu selesai, mayat kemudian diletakkan di dalam kuburan batu yang biasa disebut dengan Waruga. Kata ini merujuk pada dua suku kata; waru artinya rumah, dan ruga adalah badan.

(Foto : Deketin)
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.