"Program ini telah menghasilkan tinjauan menyeluruh, terhadap status usaha perikanan kakap dan kerapu laut, yang bernilai jual tinggi," ucapnya lewat keterangan persnya, Rabu (8/5/2019).
Usaha tersebut, sebut Rizal, mencakup 10.000 kapal penangkap ikan beragam ukuran dan tipe alat tangkap. Hasilnya bisa menangkap ikan hingga 88.000 ton ikan.
Hasilnya kemudian diekspor dalam bentuk potongan (fillet) atau utuh (whole fish) ke Amerika Serikat, Eropa, dan berbagai negara di Asia.
"Kegiatan ini dapat meningkatkan transparansi pada rantai pasok perikanan, serta memposisikan Indonesia sebagai sumber ikan yang dapat ditelusuri dan berkelanjutan. Hal ini diharapkan dapat membuka pasar premium dari makanan laut yang berkualitas,” pungkasnya.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.