SEMUA orangtua tentu menginginkan buah hatinya tumbuh sehat dan sempurna untuk menunjang masa depannya di kemudian hari.
Tentunya salah satu hal yang wajib dilakukan oleh seorang ibu adalah memenuhi kebutuhan gizi sang anak untuk mencegah kasus kekurangan gizi yang berakhir pada stunting.
Stunting adalah salah satu akibat yang ditimbulkan dari seorang bayi yang kekurangan gizi kronis. Tentunya hal ini berdampak pada ukuran fisik dan mengakibatkan keterlambatan dalam perkembangan otak sang anak. Akibatnya, tubuh seseorang menjadi kerdil dan tidak dapat merespons sesuatu dengan cepat seperti orang pada umumnya.

Asdep Pemenuhan Hak Anak atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Drs. Hendra Jamal’s, M.Si menyatakan peran ibu sangat penting dalam kasus ini. Pengetahuan dan edukasi yang tepat pada seorang ibu mampu membantu mencetak generasi emas di kemudian hari.
Baca Juga : Hukum Menikahi Janda dalam Islam, Benarkah Datangkan Banyak Rezeki?
"Pemenuhan hak anak merupakan bagian dari upaya perlindungan anak termasuk di dalamnya pemenuhan hak gizi untuk tumbuh-kembang. Kebijakan dan program pemenuhan hak anak yang disusun oleh KPPPA diimplementasikan melalui berbagai macam strategi yang menyasar pada anak secara langsung, keluarga (orangtua), lingkungan dan wilayah," tutur Hendra dalam acara Frisian Flag beberapa waktu lalu.