"Lebih banyak dari hari kemarin karena pengunjung yang mencapai puluhan ribu jama'ah, dananya sendiri berasal dari sumbangan masyarakat, fasilitas pemerintah pusat dan dinas pariwisata," jelas Umar Bin Ahmad Shahab.
Malam harinya, acara dilanjutkan di gedung Ba'alawy, berlokasi di Kampung Sei Bayas 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) 2. Rangkaian acara malam hari akan dibuka pembacaan adzkar rauhah, pembacaan wirdur lathief, yasin, tahlil, pembacaan manaqif dan juga sholat magrib, sholat isya berjamaah.
"Ziarah Kubro ini menjadi salah satu cara kita untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT," pungkasnya.
Ketua Calendar of Event (CoE) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Esthy Reeko Astuty mengatakan, Sumsel memiliki objek wisata yang akan dikembangkan tentunya adalah peninggalan sejarah yang menjadi salah satu pusat kebudayaan Melayu. Karena Melayu identik dengan Islam, maka tentunya termasuk religi yang ada di dalamnya.
"Alhamdulillah kita seirama dengan pemerintah daerah dalam target wisatawan melalui wisata religi ini,” kata Esthy.