Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tarif Tinggi Tiket Pesawat Pengaruhi Wisatawan, Ini Tips dari ASITA

Utami Evi Riyani , Jurnalis-Selasa, 09 April 2019 |08:17 WIB
Tarif Tinggi Tiket Pesawat Pengaruhi Wisatawan, Ini Tips dari ASITA
Ilustrasi Pariwisata Indonesia (Foto: Utami Evi/Okezone)
A
A
A

Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA), N. Rusmiati mengatakan, harga tiket pesawat ke beberapa destinasi wisata populer seperti Bali dan Padang masih tinggi.

Rute Jakarta-Padang misalnya, tarif tiket berkisar antara Rp1,2 juta - Rp1,6 juta untuk sekali jalan. Melihat hal ini, Rusmiati mengatakan wisatawan dapat terkena dampaknya dengan mengorbankan hal lain.

“Misalnya yang pergi ke Padang, yang harusnya dari Padang membeli baju, yang biasanya dia membeli oleh-oleh atau dia jalan-jalan dan makan, tapi karena mahal akhirnya ‘Ah sudahlah saya enggak jadi beli baju. Jadi semua di sekitar kita itu kena pengaruh,” ujar Rusmiati saat ditemui di Balairung Soesilo Soedarman, Senin, 8 April 2019.

Ia melanjutkan, wisatawan yang tetap ingin bepergian harus pintar-pintar memilih waktu. Salah satu tipsnya adalah menghindari bepergian di akhir pekan, di mana biasanya harga tiket pesawat lebih tinggi dari hari biasa.

“Jangan pergi di weekend, tapi di hari-hari biasa. Sebenarnya kita juga harus pintar-pintar, kalau traveling carilah hari misalnya pergi Selasa, Jumat pulang,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan tingginya harga tiket pesawat berdampak pada pergerakan wisatawan domestik yang mencapai rata-rata 30 persen. Kemudian menanggapi wisatawan nasional (wisnas) yang memilih bepergian ke luar negeri karena harga tiket yang lebih murah, ia memastikan bahwa kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia masih lebih tinggi, sehingga devisa tetap surplus.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement