Tenaga dokter di Indonesia selalu dianggap kurang, karena tidak meratanya pembagian sesuai wilayah. Padahal tahun 2019, jumlah tenaga dokter umum sudah melebihi target yang telah ditentukan.
Tahun 2019 terdapat sekira 12 ribu sarjana kedokteran dari 78 Fakultas Kedokteran di Indonesia. Jumlah tersebut dianggap membludak, bahkan nantinya akan diberikan kuota khusus yang bekerja sama dengan Kemenristekdikti.
"Sekarang sudah ada 12 ribu lulusan sarjana kedokteran. Karena jumlahnya membludak, kita batasi kuota lulusan ya setiap tahun, misalnya cukup 200 orang saja," ujar Kepala BPPSDMK Kemenkes RI drg Usman Sumantri, MSc ditemui di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Jumat (5/4/2019).

Permasalahannya, tambah Usman, penempatan tugas dokter sampai ke daerah-daerah terpencil tidak merata. Ada dokter umum yang ditugaskan menumpuk di satu wilayah.