Beberapa kembar heteropagus terlahir bersama saudara kandungnya yang sehat, sementara beberapa lainnya tumbuh di dalam atau di luar tubuh kembarnya.
Kondisi fetu-in-fetu diyakini akan muncul setelah 17 hari kehamilan, ketika embrio seperti cakram kemudian terlipat sendiri untuk membentuk janin yang memanjang. Dokter percaya bahwa dalam kasus yang sangat jarang, embrio kembar hanya membelah sebagian, dan yang lebih besar membungkus yang lebih kecil.
Pada 2015, seorang wanita Inggris berusia 45 tahun yang tinggal di Siprus menjalani operasi yang tampak sebagai tumor berukuran empat inci di ovariumnya. Namun, ketika diperiksa pertumbuhannya ternyata tumor itu memiliki wajah yang terbentuk sebagian dengan mata, gigi, dan rambut hitam.
BACA JUGA : Berkenalan dengan Silvia Halim, Perempuan Cantik di Balik Suksesnya MRT Jakarta
Dokter menyimpulkan bahwa itu adalah kembar yang ada dalam tubuhnya saat mereka berada di rahim ibunya.
(Dinno Baskoro)