Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kapan Seseorang Dinyatakan Tuli? Ini Penjelasannya

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 22 Maret 2019 |20:45 WIB
Kapan Seseorang Dinyatakan Tuli? Ini Penjelasannya
Gangguan pendengaran (Foto:Ist)
A
A
A

MASALAH gangguan pendengaran (tuli) ternyata masih banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Meskipun tidak menyebabkan kematian, namun penyakit ini bisa menyebabkan permasalahan mental bagi penderitanya.

Sebagaimana diketahui, seseorang bisa dianggap tuli apabila tidak bisa mendengar suara di bawah 40 desibel (db). Tentunya Anda bisa mengukurnya dengan mengetahui seberapa besar suara yang dihasilkan manusia.

Pada umumnya suara yang dihasilkan seseorang yang berbicara adalah 50-60db, sementara saat berbisik-bisik suara yang dikeluarkan hanya 20-30db. Selain itu tingkat kerusakan telinga manusia juga memiliki beberapa derajat ketulian.

Tuli tingkat rendah adalah orang yang tidak bisa mendengar suara 30-40db, jika seseorang tidak bisa mendengar suara hingga 40-60db maka sudah masuk dalam kategori menengah. Tingkat berat adalah jika seseorang tidak bisa mendengar suara 60-80db.

Yang paling ekstrim adalah seseorang yang tidak bisa mendengar suara diatas 90db. Kategori ini sudah masuk dalam fase sangat berat, atau biasanya disebut tuli total.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement