MENYAMBUT Hari Air Sedunia tahun ini, perhatian masyarakat di seluruh dunia tertuju pada kesenjangan akses air bersih. Berdasarkan data, sebanyak 780 juta orang tidak memiliki akses ke sumber air bersih, padahal air digunakan untuk kehidupan sehari-hari seperti minum, memasak, mencuci dan mandi.
Berbicara tentang penggunaan air terutama untuk minum, tidak sedikit orang yang lebih memilih meminum air kemasan dibandingkan dengan air ledeng. Alasannya karena mereka merasa air kemasan lebih bersih dibanding air ledeng. Belum lagi jika harga air kemasannya mahal, maka air itu dipercaya memiliki kualitas yang bagus.
Benarkah? Melansir BusinessInsider, dalam beberapa hal sebenarnya air ledeng malah lebih aman untuk dikonsumsi dibanding air kemasan. Alasannya karena kualitas dan tingkat kontaminasi air ledeng diuji lebih sering dibanding air kemasan. Belum lagi air kemasan memiliki kemungkinan tercemar partikel mikroplastik.
Baca Juga: 5 Gaya Seksi Gisel yang Bikin Netizen Gagal Fokus

"Belum lagi ada klaim palsu yang mengatakan beberapa air kemasan khusus dapat menambah oksigen, mengatur ulang kristal, dan manfaat lain. Padahal antara air kemasan dengan air ledeng hampir identik dalam hal kemurnian dan rasanya," ungkap Peter Gleick, seorang ilmuwan lingkungan.
Makanya, tidak heran jika fakta mengungkapkan hampir setengah dari merek air kemasan, airnya berasal dari ledeng. Tapi tidak menutup kemungkinan air tersebut akan diproses lebih lanjut atau diuji. Fakta lainnya, dari sebuah penelitian pada 2011 terungkap hanya sepertiga orang yang dapat mengidentifikasi dengan benar antara air ledeng dengan air kemasan.