WARTAWAN merupakan profesi yang berpotensi mengalami gangguan kesehatan. Gangguan lambung, mata, dan stres sering dialam pekerja media ini. Ada satu gangguan yang paling sering terjadi namun tidak disadari yaitu muskuloskeletal.
Hal tersebut dikemukakan Dekan Ilmu Kesehatan Universitas Aisiyah Yogyakarta (Unisa) Ali Imron MFis di depan puluhan wartawan yang mengikuti acara diskusi 'Darurat Fisik Awak Media', Rabu, 20 Maret 2019. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari Hari Pers Nasional yang diselenggarakan oleh Unisa dan PWI Yogyakarta.
Ali Imron yang berkecimpung di dunia fisioterapi mengatakan gangguan muskuloskeletal adalah kondisi yang menganggu sistem pada fungsi sendi, otot, syaraf, ligamen hingga tulang belakang. Gangguan ini bisa terjadi karena static movement, repetitive movement, dan bad posture.
BACA JUGA ; Sifat Selingkuh Keturunan dari Orang Tua? Ini Jawaban Pakar
"Bad posture ini bisa terjadi pada cameramen, reporter, writer dan editor. Apalagi ketika sudah bertemu dengan narasumber, tidak akan peduli lagi pada posisi tubuh yang salah, " ungkapnya.