DAERAH mana sih yang tidak mau sektor pariwisatanya berkembang maju dengan pesat? Sebab, memang sektor pariwisata yang maju tidak hanya memajukan daerah itu sendiri dari segi pendapatan daerah, namun pastinya juga berbanding lurus dengan kemajuan ekonomi dan kehidupan masyarakatnya.
Terlebih lagi jika daerah tersebut, pada dasarnya memiliki potensi wisata yang begitu besar. Mulai dari wisata alam hingga wisata budaya, rasanya begitu sayang ketika wisata di daerah tersebut belum terlalu dikenal luas oleh wisatawan, baik domestik ataupun mancanegara. Namun tidak dimungkiri, untuk mengembangkan dan memajukan sektor pariwisata banyak tantangan berat yang harus diselesaikan.
Salah satunya seperti yang tengah dihadapi oleh Kalimantan Utara, sebagai salah satu kawasan Jantung Kalimantan ‘Heart of Borneo’. Secara potensi wisata, seperti halnya daerah Kalimantan lainnya, Kalimantan Utara menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati dan budaya dengan salah satu yang paling menonjol adalah sektor ekowisata.
BACA JUGA : Berburu Sate Cumi-Cumi dan Gurita yang Kekinian di Solo
Dengan segala potensi wisata yang dimiliki, lalu kenapa sektor pariwisata di Kalimantan Utara bisa dibilang belum terlalu menggeliat? Well, diungkapkan oleh Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, Gubernur Kalimantan Utara, nyatanya Kalimantan Utara masih mempunyai pekerjaan rumah alias PR besar di bidang infrastruktur sebagai tantangan utama.