Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kesalahan saat Makan Steak yang Sering Dilakukan Orang Indonesia, Sepele Tapi Pengaruhi Cita Rasa

Tiara Putri , Jurnalis-Selasa, 19 Maret 2019 |18:16 WIB
Kesalahan saat Makan Steak yang Sering Dilakukan Orang Indonesia, Sepele Tapi Pengaruhi Cita Rasa
Ilustrasi menu steak di restoran (Foto: Tiara Putri/Okezone)
A
A
A

 Baca Juga: 6 Pedagang Makanan Punya Badan Seksi, Nomor 6 Bikin Melek

Memang ketika makan daging dengan tingkat kematangan medium akan terasa seperti makan darah. Penyebabnya karena rasa zat besi mirip dengan darah. Seperti yang diketahui, darah juga mengandung zat besi. Tapi sekali lagi, warna merah pada daging bukan darah dan daging sebenarnya sudah matang.

Terakhir, kesalahannya masih berhubungan dengan tingkat kematangan. Orang yang merasa daging steaknya belum matang kebanyakan meminta daging tersebut dimasak ulang. Padahal itu adalah cara yang salah karena dapat merusak tekstur daging. Kevin menyarankan ada baiknya memesan ulang daging steak dengan tingkat kematangan yang diinginkan.

“Sebab begini, memasak steak itu ada seninya. Ketika memasak, rasa juicy-nya akan ngumpul di dalamnya. Nah, ketika dipotong, itu kan sudah terbuka pori-porinya, ketika dimasak lagi rasa juicy daging akan keluar jadi pas dimakan sudah kurang enak,” pungkasnya.

(Utami Evi Riyani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement