Bahkan, Igun menjadikan momen maskeran sebagai momen untuk berterima kasih pada tubuhnya sendiri. Jadi, dia akan berbicara pada tubuhnya dan tidak hanya berterima kasih, tapi juga diajak ngobrol. "Udah ngapain aja ya badan gue ini seharian? Emang sibuk banget, tapi yang penting bahagia," sambungnya singkat.

Ada fakta menarik masalah perawatan wajah Igun. Ternyata, pria kelahiran 31 Desember 1981 itu bukan cream lover. Jadi, Igun sangat kurang suka dengan menggunakan krim-krim wajah. Menurutnya, tidak semua krim tersebut baik yang mahal sekali pun bisa cocok dengan wajahnya, khususnya leher karena itu bagian paling sensitif.
"Aku bukan cream lover, jadi maskeran sudah jadi cara untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan wajah aku," ungkapnya.
Igun juga punya alasan khusus kenapa dia tak begitu suka menggunakan skin care bertekstur krim. Ternyata, kalau pakai krim terlalu banyak, Igun merasa wajahnya kurang 'cucok'. Jadi, bisa terlihat sangat berminyak dan membuat wajah sangat kusam dan tidak terlihat fresh.