Penelitian dilakukan dengan mengamati perawat yang telah bekerja setidaknya tiga malam dalam sebulan, di samping shift siang dan malam. Ditemukan bahwa wanita yang telah melakukan ini selama 20 bulan atau lebih dalam dua tahun sebelumnya memiliki risiko sembilan persen lebih besar mengalami menopause dini.
Bagi mereka yang memulai menopause di bawah usia 45, shift malam yang banyak ini meningkatkan risiko menopause dini sebesar 25 persen. Jika mereka telah melakukan shift malam bergilir selama lebih dari 20 tahun, risikonya naik menjadi 73 persen.
Bekerja lembur ternyata juga mampu meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur, karena bekerja pada malam hari membuat orang terkena cahaya buatan ketika mereka seharusnya tidur. Inilah yang mengurangi kadar hormon tidur melatonin, yang menurut beberapa ahli sangat penting untuk menjaga ovarium bekerja dan menghasilkan telur sehingga wanita tetap dapat memiliki anak.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.