Dari penelitian tersebut, para peneliti mengklaim bahwa menonton televisi dengan durasi yang terlalu lama ternyata berkaitan erat dengan penurunan fungsi memori.
“Selama beberapa dekade, para ahli telah menunjukkan ketertarikan mereka untuk meneliti hubungan antara kebiasan menonton televisi dengan kesehatan otak,” tutur Daisy Fancourt, selaku peneliti utama, sebagaimana dilansir Okezone dari New York Post, Jumat (1/3/2019).
"Dengan adanya fakta terbaru ini, menunjukkan bahwa orang dewasa di atas usia 50 harus mengimbangi kegiatan menonton televisi dengan kegiatan lain, seperti membaca koran, mendengarkan musik atau interaksi sosial," tuturnya.
Pernyataan Daisy juga didukung oleh James Pickett, Kepala Riset di Alzheimer's Society. Ia menegaskan penelitian ini tidak menunjukkan bahwa menonton televisi akan langsung menyebabkan demensia atau kepikunan, namun hanya meningkatkan risikonya.
"Jika Anda ingin menurunkan risiko kepikunan maka durasi menonton televisi lebih baik digunakan untuk berolahraga, bersama orang-orang yang dicintai, atau belajar hobi baru," tukas Pickett.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.