
Rupang-rupang ini dibasuh dengan air berisikan bunga dan dilakukan di klenteng. Secara perlahan rupang tersebut dibasuh dengan air dan handuk agar bersih dari debu. Selain rupang, beberapa area di dalam klenteng sekaligus altar pemujaan juga turut dibersihkan.
Tradisi pembersihan rupang ini memang kerap dilakukan setiap tahun sekali menjelang Imlek. Mereka percaya para dewa dan dewi naik ke langit untuk melaporkan amal perbuatan manusia di bumi selama satu tahun.
Penyucian ini bertujuan untuk memberikan tempat yang bersih bagi para dewa dan dewi yang kembali turun ke bumi. Masyarakat Tionghoa yakin dengan penyucian kembali rupang, dapat membersihkan jiwa dan raga agar kembali bersih.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.