"Para dokter memberi tahu kami untuk pergi ke Institut Ilmu Kedokteran Pakistan di Islamabad untuk menjalani operasi, tetapi kami tidak mampu membayar perawatan di sana,” lanjut Fatima.
Fatima menegaskan bahwa keluarganya bahkan tidak memiliki cukup uang untuk bepergian ke Karachi. Jadi sangat mustahil bagi mereka pergi ke Islamabad yang merupakan kota yang mahal.
“Kami berharap orang-orang memperhatikan kondisi Hussain dan maju ke depan untuk memberikan bantuan kepada kami,” tutupnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 120 juta orang di seluruh dunia dipengaruhi oleh kaki gajah. Selain kecacatan fisik, banyak penderita juga berjuang dengan kerugian mental, sosial dan finansial yang dapat memperburuk kemiskinan mereka.
Karena cenderung disebabkan oleh nyamuk, orang yang tinggal di negara berkembanglah yang paling berisiko. Kondisi kumuh dan kurangnya perlindungan serangga menyebabkan risiko infeksi yang konstan.
Saat ini WHO sedang berusaha menyembuhkan kondisi tersebut melalui "kemoterapi preventif" yakni memberikan dosis obat kepada seluruh populasi berisiko.