SALAH satu tradisi Imlek yang selalu dilakukan setiap hari raya adalah bagi-bagi angpao. Tanpa ada kebiasaan ini, rasanya suasana hari raya akan sepi dan tak sempurna.
Seperti yang sudah diketahui, tradisi ini identik dengan salam tempel alias diberi hadiah berupa uang saat berkunjung ke rumah saudara atau tetangga. Tradisi bagi angpao sangat dinanti oleh banyak orang, terutama anak-anak. Selain itu, tidak sedikit pula orang dewasa yang akan tersenyum lebar jika diberi angpao. Ya, siapa yang mau menolak rezeki?
Namun, tradisi angpao sebenarnya berasal dari Negeri Tirai Bambu alias China. Dalam tradisi China, angpao dikenal dengan nama Hong Bao yang berarti hadiah uang berbalut amplop merah yang diberikan selama liburan atau acara khusus.

Mengambil blog The Best Chinese Culture, Sabtu (2/2/2019), ada pula yang mengatakan jika tradisi angpao berasal dari Dinasti Song (960-1279). Asal usul angpao bermula dari sosok iblis yang menyerang suatu desa, dan seorang pun tidak dapat mengalahkannya. Kemudian, datanglah seorang pemuda yatim piatu yang mewarisi pedang leluhur, ia pun berhasil membunuhnya. Untuk merayakan kemenangannya, para tetua dan masyarakat memberinya sebuah amplop merah sebagai tanda terima kasih. Warna amplop merah dipilih karena dapat membawa keberuntungan dan menghindari roh jahat.