Para peneliti lalu melihat jumlah konsumsi gorengan harian termasuk hidangan seperti ayam goreng, ikan goreng, dan kentang goreng. Setelah memperhitungkan faktor gaya hidup lain, tim peneliti menyimpulkan konsumsi makanan yang digoreng setiap hari lebih mungkin dikaitkan dengan kematian dini karena masalah jantung atau penyebab lain daripada jarang konsumsi makanan yang digoreng.
Makan satu atau lebih porsi ayam goreng sehari dapat meningkatkan risiko kematian dini sebesar 13% dan kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular sebesar 13%. Kemudian satu porsi ikan goreng setiap hari dapat menyebabkan masalah serupa yaitu 7% peningkatan risiko kematian dini dari sebab apa pun dan 13% peningkatan risiko kematian yang disebabkan oleh masalah jantung.
Meskipun penelitian bersifat observasional, namun tim percaya bila hasilnya dapat diandalkan. “Kami telah mengidentifikasi faktor risiko kematian kardiovaskular yang mudah dimodifikasi oleh gaya hidup dan pilihan memasak. Mengurangi konsumsi makanan yang digoreng, terutama ayam goreng dan ikan goreng / kerang dapat memiliki efek klinis yang berarti di seluruh spektrum kesehatan masyarakat,” simpul peneliti seperti yang dikutip Okezone dari Independent, Selasa (29/1/2019).
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.