“Sejauh ini, beberapa orang ada yang menyukai jins asimetris ini, tapi ada juga yang bertanya apakah ini semacam lelucon,” ujar Schnaider, sang desainer pada Dazed.
“Awalnya aku merasa ide ini terlalu gila dan tidak akan ada orang yang membutuhkan celana jins seperti ini, jadi aku sempat menyerah akan ide ini selama beberapa waktu. Namun akhirnya aku memutuskan untuk membuatnya saja,” ujarnya lagi.
“Ini adalah hal yang baik ketika celana jins ini jadi perbincangan orang, bahkan beberapa orang akan langsung menengok ketika kamu lewat saat memakai celana ini!” tambahnya lagi.
(Santi Andriani)