Proses pembuatan permen kapas juga dkilaim membutuhkan biaya yang cukup mahal. Tak heran jika kala itu hanya para bangsawan atau orang kaya yang dapat menikmatinya.
Saat mengunjungi Venesia pada akhir abad ke-16, Henri III dari Prancis menikmati yang menampilkan 1.285 hidangan, termasuk tablecloth (taplak meja) yang terbuat dari gula.

Selidik punya selidik, benda tersebut merupakan karya seorang dokter gigi asal Tennessee, William J. Morrison. William lah yang menciptakan mesin berputar yang masih populer hingga saat ini. Setelah lulus dari University of Tennesse Dental College pada 1890, ia mulai mendalami hubungan permen dan kesehatan gigi.