Dibuka pada tahun 1935, Tsukiji selalu menjanjakan berbagai hasil tangkapan laut, khususnya tuna dari seluruh dunia. Para chef profesional hingga restoran berbintang Michelin kerap menyuplai pasokan ikan segar dari tempat ini.
Proses pelelangan sendiri diketahui paling ramai dilakukan pada awal tahun yang baru. Para pedagang grosis, maupun pengusaha sushi ternama di seluruh dunia rela membayar harga yag sangat tinggi untuk mendapatkan ikan terbesar dan terbaik.
Baca Juga: Makan Mi Nyemek Ayam Kampung Minumnya Wedang Jahe, Nikmatnya Tiada Tara
Meskipun kini tempatnya relatif lebih jauh dari pusat Tokyo, kegiatan pelelangan ternyata masih dilangsungkan. Kegiatan tersebut dilakukan sebelum matahari terbit, di mana para pembeli akan memeriksa kualitas tuna segar dari ujung ekor hingga ujung kepalanya.
Para pedagang biasanya akan memberikan irisan daging ikan untuk digosokkan kepada jari-jari para pengunjung. Dengan demikian, para pengunjung dapat mengetahui apakah ikan yang hendak dibeli memiliki kualitas terbaik atau tidak.
Berdasarkan penuturan para wisatawan, suasana pelelangan di Tsukiji Market memang layak untuk dinantikan. Pada pukul 5.10 waktu setempat, bel tangan akan berdering untuk menandai dimulainya pelelangan. Suara juru lelang pun akan terdengar keras meneriaki harga yang diajukan para pembeli sembari mengangkat jari sebagai wujud ketertarikan mereka.