Pertengkaran di antara Anda dan pasangan adalah hal yang wajar terjadi. Sering sekali Anda atau mungkin pasangan melakukan kesalahan yang tidak menyenangkan hati satu sama lain. Akan tetapi, ada baiknya jika permasalahan tersebut diatasi dengan kepala dingin sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti putus.
Namun, menyelesaikan sebuah masalah akan terasa sulit jika permasalahan tersebut terjadi karena adanya perbedaan pendapat Anda dan pasangan. Karena merasa pasangan beranggapan salah, Anda langsung menentang perkataannya tersebut.
Hal tersebut hanya akan membuat perbedaan pendapat menjadi masalah yang dapat mengancam hubungan Anda dan pasangan. oleh karena itu, cobalah untuk mencairkan suasana agar tidak terjadi perdebatan yang berujung putus.
Baca Juga: Seksinya Gaya BCL Memasak saat Liburan di Amerika
Melansir dari Ask Men, Jumat (4/1/2019), berikut Okezone rangkun cara menolak pendapat pasangan secara halus.
1. Tanya
Sebelum perdebatan mengarah ke hal yang lebih luas, cobalah untuk menanyakan apakah perdebatan itu memang penting untuk dibahas. Salah satu pihak memang harus ada yang mengalah untuk menanyakan hal ini. Walau harus mengalah, Anda akan menyelamatkan hubungan Anda.

2. Tunda
Jika Anda sudah melewati hari berat, tentunya pikiran akan menjadi kacau karena permasalahan pekerjaan tersebut. Oleh karena itu, daripada Anda meluapkan emosi ke pasangan saat berdebat, mintalah ia untuk menunda peerdebatan tersebut. Jika kepala sudah dingin, cobalah melanjutkan permasalah dengan baik-baik.
Baca Juga: 3 Kisah Perselingkuhan, dari Penggerebekan Bidan Noni hingga Selingkuhan Ditikam Suami
3. Fokus
Jika masalah tersebut memang harus dibahas, cobalah untuk tetap berjalan pada satu topik. Jangan sampai Anda membahas masalah yang pernah terjadi sebelumnya. Hal tersebut hanyalah memperparah keadaan. Tetaplah fokus kepada topik yang saat itu sedang dibahas.
4. Terima
Terkadang, karena terlalu emosional terhadap masalah yang sedang dibahas, pasangan akan mengeluarkan reaksi yang berlebihan. Itu adalah hal yang wajar. Sama seperti Anda, ia memiliki pemikiran sehingga wajar untuk merasa emosional. Jangan menyuruhnya untuk tidak emosi, apalagi menyuruh untuk diam.
5. Tenang
Memang harus ada satu pihak yang mengalah. Cobalah untuk menjadi tenang dan selalu jaga intonasi suara. Mengeluarkan intonasi yang bernada tinggi adalah hal yang akan membuat pasangan akan kembali mengeluarkan reaksi yang berlebihan.
6. Akhiri
Setelah selesai berargumen, tentunya ada salah satu pihak yang kurang senang. Cobalah untuk lembut kepadanya dengan mengatakan bahwa Anda setuju dengan pernyataannya tapi memiliki faktor pemikiran lain. Lalu, akhiri perdebatan tersebut sesenang mungkin.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.