HARI INI Bendara Pangeran Harya (BPH) Kusumo Bimantoro akan menikah dengan Maya Lakshita Noorya. Mereka akan menikah di Pura Pakualaman untuk pelaksanaan royal wedding.
Sejak kemarin sudah banyak rangkaian upacara adat pernikahan putra sulung KGPAA Paku Alam X. Pangeran Harya dan Maya Lakshita telah menggelar upacara Dhaup Ageng Putra Dalem.
Acara dihelat sakral dan menjadi pusat perhatian publik. Bukan soal itu saja, kalau mengintip dalamnya Pura Pakualaman selalu dikaitkan dengan hal-hal mistis. Seperti apa sajakah itu?
Menariknya, sejarah dari Pura Pakualaman ini berdiri karena adanya unsur iri, kedengkian dan banyak orang saling menghasut, yang ujung-ujungnya memicu kehancuran kerabat istana.
Rupanya benih ketidaksukaannya muncul sejak zaman Belanda yang kalah perang dengan Perancis. Sampai akhirnya saat itu Deandles menguasai Jawa.
Baca Juga: Seksinya Naomi Zaskia Pacar Baru Sule Panas-panasan di Pantai, Bikin Pria Basah Kuyup!

Sultan Hamengku Buwono II tidak suka dengan sosok Deandles. Perebutan kekuasaan terjadi pada masa itu. Dia diturunkan tahtanya langsung oleh Deandles, kemudian digantikan dengan Sultan Hamengku Buwono III.
Saat mengunjungi Pura Pakualaman, Anda tidak boleh naik ke bangsal Sewatama. Namun saat upacara manten, tempat ini jadi pusat acara panggih atau bertemunya kedua mempelai pengantin.
Selain itu, pengunjung umum juga tidak diperkenankan masuk ke dalam bangunan Purwo Retno dan ke Istana Raja.
Pada malam hari, lokasi ini sepi dan tampak mistis. Apalagi pada dasarnya di malam hari lokasi ditutup untuk wisatawan umum.
Diintip Okezone dari Instagram resmi Pura Pakualaman, Jumat (4/1/2019), ketika royal wedding berlangsung, hampir seluruh bagian Pura Pakualaman dipakai untuk para tamu undangan. Misalnya, di dalam Kagungan Dalem Bangsal Parangkasa dimanfaatkan untuk tempat persiapan pernikahan Pangeran Harya dan Maya Lakshita. Saat prosesi siraman berlangsung juga menggunakan tempat ini.
Baca Juga: Diajak Naik Jet Pribadi Maia Estianty, Intip Keseruan Aaliyah Massaid dan Dul Jaelani

Di dalam ruangan tersebut terdapat furnitur kuno yang punya unsur misteri. Seperti kursi, meja dan lemarinya terlihat lawas dan dipajang sejak dahulu kala.