TERKADANG hidup itu sulit dalam keadaan apapun harus selalu kita terima, walaupun apa yang kita inginkan atau butuhkan belum tercapai. Seperti beberapa kasus orang yang dilahirkan secara berbeda cenderung berdampak pada kehidupan di sekeliling kita.
BACA JUGA: Seksinya Naomi Zaskia Pacar Baru Sule Panas-panasan di Pantai, Bikin Pria Basah Kuyup!
Ini adalah salah satu kasus seorang pria yang dicap sebagai "The Alien" karena bentuk wajah hingga ukuran kepalanya yang sama seperti alien. Seperti dilansir dari Boldsky, Jum’at (4/1/2019), dari ceritanya pria ini sangat ingin memiliki kehidupan normal, sama seperti teman-temannya yang lain.

Pria ini bernama Anshu Kumar yang berusia 21 tahun, berasal dari Jagatpur, India. Ternyata ia menderita beberapa penyakit yang tidak dapat didiagnosis oleh petugas medis. Akibatnya, ia hidup dengan kepala yang membesar dan kondisi mata ke dalam terlihat sangat tipis juga kecil.
Beberapa bantuan dan pemeriksaan medis di manapun sudah ia lakukan, walaupun beberapa pemeriksaan memiliki hasil yang membingungan. Dokter mengungkapkan bahwa kondisinya mungkin merupakan sindrom Jacobsen adalah salah satu alasan yang menyebabkannya berjalan tidak normal. Dia juga mengalami kesulitan saat ingin berdiri, kendala lainnya terjadi pada kondisi rambutnya yang tipis, hanya tumbuh di bagian tertentu saja.
Berasal dari keluarga miskin, kehidupannya semakin terasa sulit untuk mendapatkan kebutuhan dalam kesehariannya. Dengan menjadi seorang buruh ia hanya menghasilkan 50 Poundsterling atau sekira Rp904 ribu setiap bulannya. Karena keadaan ekonomi yang sangat terbatas dari sebuah penghasilan hanya cukup untuk mengisi perut, sudah jelas sangat sulit baginya mengunjungi spesialis yang dapat membantu mendiagnosis gangguannya.
BACA JUGA: Dijodohkan dengan Dul, Begini 5 Gaya Seksi Aaliyah Massaid
Dia pun selalu dijuluki dengan kejam sebagai 'alien' karena kepalanya yang aneh dan besar. Anshu juga menyadari bahwa banyak orang tidak menyukai dirinya karena kondisi fisiknya. Ketika banyak lontaran kata yang sangat negatif, ia pun dengan kuat hati tidak selalu memikirkan dan mempermasalahinya.

Anshu sangat berharap agar segera bisa mendapatkan bantuan pemerintah atau dana dari masyarakat luas untuk perawatannya sehingga ia dapat hidup normal seperti orang-orang pada umumnya. Dengan imipan dan harapan besar, bisa memiliki pasangan hidup di masa mendatang.
(Santi Andriani)