Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Tertipu, Rasa Kopi Luwak Tangkaran Tidak Senikmat dari Luwak Liar

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 13 Desember 2018 |11:15 WIB
Jangan Tertipu, Rasa Kopi Luwak Tangkaran Tidak Senikmat dari Luwak Liar
Kopi luwak (Foto:Dailycoffeenews)
A
A
A

(Baca Juga: Viral Air Comberan di Malang Berwarna Biru, Netizen: Aku Kira Pop Ice Bubble Gum!)

Tentunya cara instan dengan memelihara luwak untuk mendapat kotorannya telah mencederai industri kopi di Indonesia. Para petani secara tidak langsung memaksa luwak untuk mengeluarkan kotoran dan mengolahnya menjadi kopi. Hal inilah yang menjadi masalah baru dalam dunia kopi Indonesia.

“Kopi luwak adalah studi kasus dimana Indonesia mencederai kakinya sendiri. luwak adalah hadiah Tuhan untuk petani yang rajin. Eh sekarang dikandangin. Saya menentang tindakan tersebut. luwak kan ciptaan Tuhan, dia kan hidup bebas dan para petani mendapat hadiah karena itu. Jadi ambillah hadiahnya jangan paksa mereka untuk memproduksi,” tutur Daroe, saat dijumpai Okezone di Peluncuran Buku Kopi, Rabu (12/12/2018).

Menurut Daroe, kopi yang dihasilkan oleh luwak tangkaran berbeda dengan luwak liar. Ia menilai hewan tersebut bisa stres dan tidak bahagia karena hidup terkurung. Nah, sesuatu yang tidak bahagia tersebut akan masuk ke dalam setiap cangkir kopi yang dikonsumsi. Hal itulah yang membuat kopi dari luwak tangkaran berasa kurang nikmat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement