“Jadi intinya selesma bisa berkembang menjadi pneumonia di bawah sepekan. Tandanya akan terlihat jika Anda mulai merasakan gejala mulai sesak,” tutur dr. Darmawan, saat dijumpai Okezone dalam acara Seminar World Pneumonia Day, Kamis (29/11/2018).
Dalam kesempatan yang sama dr. Darmawan menjelaskan bahwa selesma sebenarnya tidak membutuhkan obat. Seseorang akan sembuh dengan sendirinya jika memiliki saya tahan tubuh yang baik.
Namun, jika daya tahan tubuh seseorang kurang baik. Maka selesma akan bertambah parah dan muncul beberapa gejala lain yang bisa mengarah kepada ISPA.
“Selesma akan membaik sendiri kurang dalam satu pekan. Awalnya Batuk pilek, hari kelima menjadi sesak. Ini biasa disebut Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kenapa disebut akut, itu karena kejadiannya berlangsung lebih dari dua pekan,” tutupnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.