SAAT ini hijab sudah menjadi tren di berbagai belahan dunia, terutama bagi negara-negara yang mayoritasnya muslim. Setiap negara pun memiliki gaya hijab yang berbeda-beda.
Ada sekira 1,6 miliar umat muslim di seluruh benua menjadi alasan adanya beberapa gaya hijab yang dikenakan oleh wanita dari berbagai budaya dan negara, mulai dari Pakistan hingga Indonesia. Seperti apa ya? Berikut adalah kumpulan gaya hijab dari berbagai negara yang dilansir Her Culture.
1. Pakistan

Dalam foto Malala Yousafzai, ia menata syalnya dengan gaya klasik Pakistan. Dia dengan longgar menggantungkan syal (disebut dupatta di Pakistan) di sekitar kepalanya dan meninggalkan sedikit rambutnya untuk melihatkannya di bagian depan.
Warna-warna yang dipakai mulai dari warna gelap ke warna-warna cerah, yaitu sesuai dengan pakaian tradisional etnis. Gaya ini selalu elegan, berkelas, dan serbaguna untuk setiap tampilan yang diinginkan.
Baca Juga: 2 Penyebab Diare pada Anak yang Bisa Dicegah Orangtua
2. Afganistan

Para wanita Afganistan sering mengenakan jenis hijab unik yang dikenal sebagai burqa. Burqa adalah pakaian panjang yang disampirkan di atas kepala wanita dan sering kali menutupi lutut atau mata kaki.
Hijab ini menutupi seluruh wajah dan menyisakan tempat untuk mata melalui kain berbahan jaring. Burqa bisa berwarna apa saja, tetapi biasanya berwarna biru di Afganistan.
3. Malaysia
Malaysia, dengan tren fashion Islam baru, adalah tempat berkembangnya semua tren hijab baru. Hijab Malaysia sering kali terdiri dari hijab dan pola bunga berwarna terang atau cerah. Tirai cantik dibuat untuk menambah volume hijab dan memberikan cakupan penuh pada rambut.
4. Indonesia
Mirip dengan Malaysia, Indonesia selalu berkembang dengan tren hijab baru. Hijab bergaya Indonesia menutupi seluruh rambut dan dapat menggabungkan penutup bawah jilbab untuk menciptakan tampilan yang lebih rumit dan unik.
Baca Juga: Andalkan Gaya Sportwear Look, Baby Margaretha Umbar Lekuk Tubuh Seksi
5. Etiopia
Hijab Etiopia dikenakan dengan cara membungkus kepala seperti serban. Serban itu menutupi seluruh kepala dan rambut. Turban diciptakan hanya dengan kain atau jenis-jenis tradisional yang rumit dan penuh warna. Turban dapat diatur dengan pin dan bros.
6. Somalia
Seperti wanita Etiopia, wanita Somalia juga menata hijab mereka dengan menciptakan turban. Turban dapat dibuat dengan selendang panjang untuk menciptakan tampilan yang lebih berisi. Wanita juga bisa memakai dalaman hijab atau ciput untuk menambahkan beberapa warna dan pola. Perhiasan juga bisa dikenakan, misalnya anting-anting.
7. Suriah
Para wanita Suriah sering memakai hijab dengan cara melilit kepala mereka dan disematkan dengan pin. Mereka sering juga memakai baju ketat dan membuat tirai di bagian atas kepala mereka untuk menambahkan desain yang unik. Selain menutupi rambut sepenuhnya, gaya ini menutupi leher dan sebagian area dada.
8. Palestina
Gaya hijab Palestina terdiri dari syal yang dibungkus rapat, memberikan cakupan penuh pada rambut dan leher. Seperti gaya Suriah, sebuah dalaman kerudung atau ciput biasanya dipakai untuk menambah volume hijab dan untuk membantu memastikan hijab tetap di tempat seperti yang diinginkan.
9. Iran
Di Iran, wanita sering memakai apa yang dikenal sebagai chador, itu adalah sejenis hijab. Ini adalah sepotong kain panjang yang menutupi kepala dan mencapai ke pinggang (kadang-kadang lutut atau pergelangan kaki). Chador sering berwarna hitam dan terlihat berkelas.
10. Turki
Jilbab Turki sangat chic dan berkelas. Sementara masih menutupi kepala secara penuh, syal diikat ke busur elegan di satu sisi leher untuk menambahkan tampilan yang feminin dan chic. Hijab ini terlihat paling bervolume baik dan dengan simpul sederhana untuk menahannya di tempat.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.