Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hasil Penelitian Sebut Sex Chat Bukan Tindakan Perselingkuhan, Setuju?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 23 November 2018 |03:27 WIB
Hasil Penelitian Sebut <i>Sex Chat</i> Bukan Tindakan Perselingkuhan, Setuju?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BANYAK pasangan mengakhiri pernikahan mereka lantaran salah satunya tidak tahan dengan godaan. Godaan yang paling sering adalah adanya orang ketiga dalam rumah tangga mereka.

Persepsi mengenai perselingkuhan pun menjadi semakin bias, terlebih ketika Anda dan pasangan menerapkan konsep "open relationship". Di mana, Anda membolehkan pasangan Anda lirik sana-sini, tapi hati tetap ke Anda.

Nah, karena hal tersebut, psikolog Dr Fran Walfish berpendapat bahwa sekarang ini terjadi pergeseran budaya dan kepercayaan di mana setengah dari pria modern menganggap bahwa ciuman bukan tindakan perselingkuhan.

Baca Juga: 6 Gaya Busana Gempita, Mulai dari Kasual hingga yang Ngegemesin!

Dilansir Okezone dari New York Post, penelitian yang dilakukan BBC ini meneliti 2.000 orang dewasa tentang prefensi seksual mereka. Sekitar 49 menganggap ciuman adalah hal wajar dan ada 51 persen yang mengatakan sex chating pun bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

Psikolog Dr Fran Walfish mengatakan bahwa orang-orang yang membenarkan hal ini berada dalam kelompok "penolakan". Orang-orang ini tetap merasa bersalah, tapi tidak membenarkan perselingkuhan itu dinilai hanya dari ciuman atau sex chat. "Ini kepercayaan yang dibangun oleh diri pria itu sendiri dan diterapkan dalam hubungan percintaannya," kata Dr Walfish.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement