Menurut Hever, diet anti inflamasi terdiri dari 40 hingga 50 persen karbohidrat, dan 20 hingga 30 persen protein nabati. Julieanna Hever, seorang ahli diet penulis Nutrisi Berbasis Tanaman (Idiot's Guide) dan The Vegiterranean Diet, mengatakan bahwa diet benar-benar dapat dihubungkan untuk membantu pemulihan nyeri panggul. “Makanan nabati menawarkan sejumlah besar phytonutrisi kuat yang bertindak untuk mengurangi peradangan di seluruh tubuh,”
Nah untuk saat ini perbanyaklah mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin. Makanan organic seperti, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, sayuran hijau, buah jeruk, air dan teh adalah contoh makanan yang termasuk diet anti inflamasi.
BACA JUGA:
Asam lemak Omega-3 adalah kunci dalam mengurangi peradangan dan berkontribusi untuk meringankan rasa sakit pada otot dan persendian. Selain itu, makanan rendah glisemik, yang mengandung lebih sedikit gula, juga membantu mengurangi nyeri panggul kronis.
Makanan yang berkontribusi terhadap nyeri panggul adalah lemak trans, daging merah, dan gluten. Alkohol dan kafein adalah minuman yang bisa meringankan peradangan nyeri otot panggul.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.