Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inggris Luncurkan Restoran Pertama yang Menyajikan Hidangan Berbahan Dasar Ganja

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Selasa, 13 November 2018 |16:09 WIB
Inggris Luncurkan Restoran Pertama yang Menyajikan Hidangan Berbahan Dasar Ganja
Restoran di Inggris sediakan makanan berbahan ganja (Foto: Metro)
A
A
A

TREN makanan berbasis ganja kini mulai merambah industri kuliner Eropa. Jika selama ini Belanda menjadi salah satu pelopor konsep unik tersebut, beberapa waktu lalu, sebuah restoran baru di Brighton, Inggris, juga mengadopsi konsep serupa.

Dilansir Okezone dari Metro, Selasa (13/11/2018), The Canna Kitchen rencananya akan dibuka untuk publik pada 1 Desember mendatang. Menu andalan mereka didominasi oleh sejumlah makanan vegetarian yang diolah dengan campuran senyawa ganja atau infused cannabis. Tidak perlu khawatir, seluruh makanan di tempat ini sudah melalui proses verifikasi dan dinyatakan legal oleh pemerintah setempat.

Baca juga: Hari Rabu Waktu yang Tepat Mengirimkan CV ke Perusahaan, Ini Alasannya!

Seperti diketahui, CBD, CBG, dan CBN merupakan zat non-psikoatif yang umumnya digunakan untuk tujuan pengobatan. The Canna Kitchen akan menggunakan bahan-bahan tersebut untuk beberapa hidangan seperti zaa’tar roast cauliflower with hemp heart taboouleh, smoked aubergine, sesame cavolo nero, CBD tahini cream, CBD cashew cheese, dan masih banyak lagi.

Menurut situs resmi mereka, tujuan diluncurkannya restoran berbasis ganja ini adalah untuk mengubah cara berpikir masyarakat awam tentang pabrik ganja.

Mereka menambahkan, “Ganja adalah ramuan yang sangat bergizi, serbaguna, dan termasuk bumbu rempah-rempah yang kuat. Tanaman ini memiliki rasa, aroma, dan manfaat terapeutik alami,”

“Kami di The Canna Kitchen ingin memperbaiki streotip yang salah dan ingin menunjukkan bahwa sumber daya alam yang luar biasa ini memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan, atau sekadar untuk recreational substance,”

“Makanan kami kontemporer dan segar, menggunakan produk organik  yang diambil dari produk-produk lokal. Kami memastikan setiap elemen dari THC (senyawa psikoaktif yang ditemukan dalam ganja), berada dalam batasan hukum,”.

Selain Inggris, berbagai terobosan baru di sektor gastronomi Colorado juga mulai bermunculan sejak ganja dilegalkan pada 2014 lalu. Bahkan, salah satu perusahaan makanan ternama di negara tersebut, resmi membuka sebuah restoran unik yang menyajikan cannabis (ganja) di setiap hidangannya.

Kendal Norris selaku pendiri Mason Jar Event Group mengatakan, pembukaan restoran cannabis ini merupakan salah satu impiannya.

"Satu tahun yang lalu aku bermimpi menyajikan makan malam lengkap dengan cannabis. Aku sangat bergairah untuk mewujudkannya, dan Mason Jar adalah jawaban dari mimpiku” tutur Norris.

“Supplier ganja kami telah melakukan berbagai uji coba untuk menemukan jenis makanan yang tepat dikombinasikan dengan cannabis," tambahnya.

The Black Cherry Soda pot, merupakan salah satu hidangan yang tepat untuk mendeskripsikan kelezatan sebuah makanan yang diolah menggunakan campuran cannabis.

(Renny Sundayani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement