Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati, Gaya Hidup Sebabkan Remaja Usia 20-25 tahun Rawan Alami Nyeri Punggung

Dewi Kania , Jurnalis-Rabu, 31 Oktober 2018 |02:48 WIB
Hati-Hati, Gaya Hidup Sebabkan Remaja Usia 20-25 tahun Rawan Alami Nyeri Punggung
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Dia meyakini bahwa terapi sel punca dapat bekerja membentu meregenerasi saraf, baik dengan memperbaiki kadar air atau strukturnya kembali normal. Sementara itu, untuk masalah grade lanjut akan bisa menyatukan dua tulang yang bergeser atau tidak stabil jadi kembali berfungsi.

Dia menjelaskan, nyeri tulang belakang banyak sekali pemicunya. Seperti osteorathritis, osteoporosis, atau masalah lifestyle yang sembarangan. Umumnya, kaum remaja dewasa usia 20-25 tahun rentan mengalaminya. Namun dengan pengobatan stem cell, dapat meregenerasi sel saraf di bagian tulang belakang tersebut.

"Pegobatan stem cell ini bisa untuk seluruh umur. Metode penelitiannya nanti bakal diterapkan pada orang-orang yang punya masalah nyeri tulang belakang, usianya 20-65 tahun," paparnya.

Namun, untuk dana yang dibutuhkan sangatlah besar. Beruntung dia berhasil memenangkan kompetisi yang oleh Ristekdikti-Kalbe Science Awards 2018.

Baca Juga: Rekan Satu Grup Terlibat Kecelakaan, Pramugari Ini Tulis Pesan Mengharukan

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement