INGATKAH Anda dengan sosok Dokter Terawan yang punya metode cuci otak untuk sembuhkan pasien stroke? Dia sangat fenomenal, pasalnya meskipun berhasil menyembuhkan penyakit dia harus dipecat dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
IDI menganggap bahwa dokter yang praktik di RSPAD Gatot Subroto itu telah melanggar kode etik, atas inovasi tindakan medis Digital Substraction Angiogram (DSA) yang dilakukan. Namun demikian, teknik penyembuhan gangguan saraf yang dipakai olehnya itu jadi kontroversi.
Dia memang sosok spesialis radiologi yang jadi idola banyak pasien. Banyak pasien memberikan testimoni atas keberhasilan metode yang dipakainya itu. Kasus ini bahkan sampai viral di media sosial, sampai terdengar di telinga pejabat IDI dan Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK).
Baca Juga: 4 Perempuan Menari Erotis di Upacara Pemakaman Sahabatnya, Videonya Viral di Medsos!
