Daerah yang terdiri Uni Soviet diperoleh benih padi dari China, Korea, Jepang, dan Persia, dan beras tumbuh sekitar awal Laut Kaspia di awal 1770-an (Lu dan Chang 1980).

Nah, ada fakta unik lainnya juga bahwa dulu nasi dijadikan sebagai mata uang Jepang. Hal ini dikarenakan nasi memiliki nilai yang sangat penting bagi warganya. Bahkan, beras pernah dijadikan ukuran seseorang untuk naik pangkat di kalangan Samurai.
Satuannya disebut koku atau jumlah nasi yang cukup untuk satu orang dalam waktu satu tahun. Ada 2 perusahaan besar di Jepang memakai nama yang berhubungan dengan nasi. Yaitu Honda yang berarti ‘main rice field’ (ladang nasi utama) dan Toyota berarti ‘bountiful rice field’ (ladang nasi yang melimpah).
Lalu, bagaimana kemudian nasi bisa menjadi makanan pokok bangsa Indonesia?
Dalam catatan sejarah, nasi tersebar di Indonesia karena penyebaran nasi yang dilakukan ras Indica. Dijelaskan di sana bahwa ras Indica menyebarkan nasi ke selatan Sri Lanka (sebelum 543 SM), Kepulauan Melayu (tidak diketahui tanggal), pulau-pulau Indonesia (antara tahun 2000 dan 1400 SM), dan tengah dan pesisir Cina selatan Sungai Yangtze.

Selain itu, kisah nasi menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia bisa ditemukan dari kisah rakyat yang sempat berkembang dulu bahkan sampai sekarang.