Nah, untuk desain gaun pengantinnya sendiri, Eugenie, Pilotto, dan De Vos telah melakukan research kecil-kecilan untuk merancang gaun yang pas ditubuh sang calon pengantin. Mereka melakukan penelitian arsip pada gaun-gaun pengantin yang pernah dikenalan oleh anggota keluarga kerajaan Inggris.
Desain
Setelah beberapa kali melakukan fitting, gaun pengantin Eugenie dibentuk layer demi layer, dimulai dari merancang bagian korset dan bagian bawah gaun yang sangat kompleks. Gaun pengantin ini juga memiliki garis leher yang melipat di sekitar bahu hingga bagian punggung bawah, sehingga menghasilkan nuansa seksi, elegan, dan mewah secara bersamaan. Fitur punggung rendah itu merupakan permintaan langsung dari Putri Eugenie yang pernah menjalani operasi skoliosis pada usia 12 tahun.
Kain
Untuk urusan bahan atau kain yang digunakan, Eugenie mempercayakan sepenuhnya kepada Pilotto dan De Vos. Kedua pria itu menyisipkan sejumlah simbol-simbol khusus yang memiliki makna khusus bagi Putri Eugenie.