Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penelitian Ungkap Orangtua Merasa Stres dengan Anaknya 6 Kali Sehari

Tiara Putri , Jurnalis-Selasa, 09 Oktober 2018 |10:16 WIB
Penelitian Ungkap Orangtua Merasa Stres dengan Anaknya 6 Kali Sehari
Orangtua mengasuh anak kerap merasa stres (Foto:Ist)
A
A
A

MENGASUH anak tak bisa dipungkiri terkadang dapat membuat orangtua merasa stres. Tingkah laku anak yang tidak terduga dan sulit diatur biasanya akan memancing emosi atau kemarahan orangtua. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bila orangtua bisa merasa stres hingga 6 kali sehari saat berhadapan dengan anaknya.

Penelitian yang melibatkan 2.000 orang ibu ini dilakukan oleh aplikasi pembayaran, BPme. Dalam jajak pendapat yang dilakukan, terungkap dua rutinitas yang menjadi pemicu besar orangtua merasa stres yaitu membawa anak-anak ke tempat tidur dan mengajak mereka membeli bahan makanan di pasar swalayan atau toko. Bagi orangtua yang bekerja, pulang tepat waktu agar bisa mengucapkan selamat malam dan memastikan anak menerima makanan yang bergizi dapat membuatnya stres.

 Beredar Foto yang Diambil pada Tahun 1940, Ada Sosok yang Bikin Geger Jagad Maya!

"Seperti yang telah ditemukan oleh para peneliti, orangtua sulit melewati hari tanpa kehilangan ketenangan mereka. Orangtua pasti merasa stres ketika harus menghadapi anak-anak. Bahkan tugas sederhana sekalipun bisa terasa berat suatu waktu," ungkap Daniel Slater selaku Manajer Eksekusi Digital BPme seperti yang dikutip Okezone dari Independent, Selasa (9/10/2018).

Dari hasil penelitian, orangtua mengaku merasa stres 6 kali sehari. Mereka juga percaya saat anak berusia lima tahun itu adalah titik puncak stres dimana anak memiliki banyak tuntutan. Sebanyak 46% mengaku bila mereka merasa stres pada anak saat berada di rumah. Sementara 13% mengatakan tingkah laku anaknya menyebabkan stres saat di toko dan sebanyak 10% berpendapat di restoran lah anak membuat stres.

Selain stres, orangtua juga dapat merasa gelisah dan khawatir saat berhadapan dengan waktu mandi anak, membantu menyelesaikan pekerjaan rumah dari sekolah, dan membatasi anak bermain gadget. Belum lagi dengan kenakalan yang kadang dilakukan anak. Mulai dari keluar dari mobil saat pengisian bensin, menyembunyikan manisan, memakai make-up, meletakkan celana di kepala mereka, serta mencorat-coret dinding.

 Astaga Kelakuan Netizen, Ramai-Ramai Pamer Bokong di Objek Wisata Bali

Sebanyak 82% orangtua mengatakan anak-anak cenderung nakal saat tidak dilihat olehnya. Tetapi 2/3 orangtua juga merasa mereka memiliki saat-saat dimana anak-anak terlihat menjadi lebih jenaka dibanding memicu stres. Lalu ada pula orangtua yang mengungkapkan mereka menghabiskan hampir 40 menit sehari untuk merasa cemas karena anak-anak mereka mengamuk.

Untuk mengatasi stres ini, orangtua memang membutuhkan waktunya sendiri sementara waktu atau yang dikenal dengan istilah me-time. Paling tidak dalam sebulan ada 8 hari untuk orangtua memanjakan dirinya sendiri tanpa harus diganggu pikirannya tentang anak.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement