Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makna Sejarah di Balik Cerahnya Warna Batik-Batik Pesisir

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 02 Oktober 2018 |15:00 WIB
Makna Sejarah di Balik Cerahnya Warna Batik-Batik Pesisir
Makna di balik cerahnya warna batik pesisir (Foto:Google)
A
A
A

Ciri khas lainnya yang dapat membantu Anda untuk membedakannya adalah warna yang dipergunakan. Batik pesisir lebih sering menggunakan warna merah dan biru dibandingkan cokelat yang menjadi kegemaran pembatik asal Jogja dan Solo.

Batik pesisir juga selalu digambar secara tidak naturalis. Hal ini disebabkan oleh larangan Islam untuk menggambar sesuatu dengan gaya naturalis. Nah, untuk penggunaannya sendiri, batik pesisir tidaklah sulit seperti batik Jogja maupun Solo yang disesuaikan dengan pangkat dalam keraton. Batik pesisir bisa digunakan oleh siapa saja karena bersifat komersil.

 5 Harajuku Style Ini Pasti Bikin Anda Geleng-Geleng, Unik Banget

Dalam perjalanannya, batik mulai berkembang pada abad ke-19 dimana India yang merupakan produsen utama kain di Pulau Jawa memutuskan untuk mengurangi produksi mereka. Sejak saat itu para konsumen memutuskan untuk lebih memilih menggunakan kain batik.

Batik di Indonesia semakin populer setelah beberapa pedagang asing dari China dan Belanda turut terlibat dalam industri batik. Perjalanan itulah yang membuat batik menjadi terkenal hingga kini dan menjadi identitas Indonesia.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement