BANYAK tokoh dunia yang memilih untuk terjun untuk memperjuangkan hak-hak manusia. Salah satunya adalah Ameerah binti Aidan bin Nayef Al-Taweel Al-Otaibi. Wanita yang juga dikenal sebagai Putri Ameerah Al-Taweel ini namanya meroket di dunia internasional karena aktivitasnya di bidang kemanusiaan. Termasuk memperjuangkan hak-hak perempuan Arab Saudi.
Menurut Culture Trip, dia merupakan salah satu wanita Saudi paling terkenal. Mantan istri keluarga kerajaan Arab Saudi, Pangeran Alwaleed Bin Talal, ini telah bertemu dengan tokoh-tokoh dunia seperti Bill Clinton, Ratu Rania dari Yordania, dan keluarga Kerajaan Inggris. Dia terlibat dalam berbagai macam kegiatan kemanusiaan di seluruh Arab Saudi dan dunia.
Termasuk melakukan perjalanan kemanusiaan ke banyak negara. Dia juga aktif memperjuangkan hak-hak perempuan. Lulusan University of New Haven dengan magna cum laude (lulus dengan banyak pujian) di bidang Administrasi Bisnis ini telah mengunjungi lebih dari 70 negara untuk memahami dan memecahkan masalah akut dunia. Dia berjuang melawan kemiskinan dan dampak bencana.
Dia berpartisipasi dalam organisasi dana amal, mendirikan tempat perlindungan di Afrika Barat untuk memberikan bantuan kepada korban banjir di Pakistan, membuka Pusat Studi Islam di Universitas Cambridge, dan memimpin misi untuk membantu Somalia.

Selain masalah kemanusiaan, Ameerah juga menaruh perhatian lebih pada masalah kesamaan hak. Dikutip National Public Radio, Ameerah yang akan berulang tahun ke-35 pada 6 November mendatang ini sangat vokal menuntut hak-hak perempuan di Arab Saudi. Menurut Savoir Flair , kehadirannya memiliki daya tarik yang kuat bagi orang-orang di seluruh dunia, terutama karena ia telah menggunakan posisi kekuasaannya untuk melawan normanorma sosial dan agama di Timur Tengah (Timteng). Dia membuat dampak yang cukup nyata melalui perannya sebagai Wakil Ketua Dewan Yayasan Alwaleed Philanthropies atau Yayasan Alwaleed bin Talal yang didirikan bersama mantan suaminya.
Di sini dia menggunakan suaranya untuk memperjuangkan hak-hak sipil perempuan, seperti hak untuk mengemudi dan mempertahankan hak asuh atas anak-anak setelah perceraian. Termasuk melobi untuk meningkatkan peluang kerja mereka di ranah publik. Putri Ameerah yang juga menjabat sebagai CEO Time Entertainment agen bakat utama di Arab Saudi berharap dapat menempatkan lebih banyak aktris Saudi dalam peran yang kuat di bidang televisi dan film.
Sementara itu, Chelsea Clinton, Wakil Ketua Clinton Foundation, menyatakan secara terbuka bahwa perjuangan Ameerah atas nama perempuan Saudi telah memberikan kontribusi luar biasa dalam cara berpikir tentang hak-hak perempuan di seluruh dunia.