Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenang Masjid Terapung Palu yang Rusak Diterjang Tsunami

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Sabtu, 29 September 2018 |13:40 WIB
Mengenang Masjid Terapung Palu yang Rusak Diterjang Tsunami
Masjid Arkam Bab Al Rahman atau Masjid Terapung di Palu sebelum tsunami (Foto:Okezone)
A
A
A

Kemudian, untuk bisa mencapai masjid ini, Anda bisa melewati jembatan yang dibuat khusus berlantai tegel yang dihiasi lampu-lampu kanan kirinya. Saat berada di jembatan, masyarakat bisa menikmati pemandangan Teluk Palu dan tak hanya itu, Anda juga bisa melihat Jembatan Palu IV yang tak jauh dari sana. Lokasi ini juga biasa dijadikan tempat ngabuburit saat Ramadan.

Lebih lanjut mengenai sejarah masjid ini, menurut beberapa sumber, masjid ini dibangun secara swadaya atas nama umat Muslim. Namun, ada alasan khusus juga kenapa masjid ini didirikan, yaitu untuk mengenang jasa almarhum Syekh Abdullah Raqi atau Datuk Karama.

Datuk Karama sendiri ialah seorang ulama asal Minangkabau, Sumatera Barat. Menurut banyak sumber, dialah yang memegang peranan penting dalam penyebaran agama Islam di Palu, tepatnya pada abad ke-17.

Kini, masjid ini rusak  karena terjangan tsunami akibat gempa berkekuatan 7,4 skala richter. Bagaimana pun, jika dilihat sekilas bangunan masih cukup bagus, tidak banyak yang hancur pada bagian atasnya, bahkan masih berdiri, tapi sudah tidak bisa lagi diakses dan dipergunakan.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement