Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rujak & Gorengan di Meja Diplomatik Indonesia-China

Antara , Jurnalis-Kamis, 27 September 2018 |14:14 WIB
Rujak & Gorengan di Meja Diplomatik Indonesia-China
Rujak sebagai menu pertemuan diplomatik Indonesia-China (Foto:Cafebetawi)
A
A
A

 

Bagi mereka malam itu lebih asik membicarakan tentang santap malam dengan menu khas dari negara banyak pulau dan kaya budaya di Asia Tenggara itu.

Apalagi sebelum tudung makanan di buka untuk umum, lidah mereka sudah dibuat tergiur oleh nasi kuning berbentuk gunungan beralaskan daun pisang lengkap dengan lauk dan sayuran.

Para tamu undangan pun hanya bisa bertepuk tangan karena yang berhak mencicipi tumpeng di atas panggung itu adalah Wamenlu Kong Xianyou dan beberapa duta besar dari negara anggota ASEAN.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenlu dan para dubes negara sahabat disuguhi tari Saman. Tepuk tangan berderai, manakala para penari yang merupakan pelajar asal Indonesia secepat kilat berubah formasi.

Apalagi ketika mereka menari sambil mengikatkan tali satu sama lain sehingga membentuk pola satu kesatuan dalam jalinan tali tadi.  "Tidak ada satu pun negara yang dapat mewujudkan potensinya seorang diri. Kerja sama, kolaborasi, dan kemitraan, merupakan jalur terbaik bagi sebuah negara untuk berkembang," pesan Dubes Djauhari saat menyambut para koleganya yang hadir pada acara peringatan HUT ke-73 Republik Indonesia itu.

(Santi Andriani)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement