SADAR atau tidak, terkadang kita suka menghina masakan yang dibuat susah payah oleh istri atau ibunda tercinta. Padahal kita tidak pernah tahu seperti apa repotnya mereka saat menyiapkan hidangan di dapur. Misalnya ketika istri sedang menyajikan olahan ikan atau ayam goren, tak jarang cipratan minyak panas mengenai pergelangan tangan mereka.
Daripada melontarkan kata-kata yang dapat menyakiti perasaannya, ada beberapa cara ampuh untuk menolak atau menerika makanan istri yang tak sesuai selera Anda. Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir Okezone dari berbagai sumber, Sabtu (15/9/2018).
Dian Sastro Posting Masak Nasi Goreng, Netizen Ramai Komentari Hal Janggal di Fotonya!
Cara menerima makanan istri yang tak sesuai selera
Di balik sepiring nasi dan lauk, tersimpan usaha seorang istri yang ingin menyenangkan suaminya. Mereka rela menyibukkan diri di pagi hari demi membuat menu sarapan, sementara sang suami masih tertidur lelap. Atau ketika menunggu suaminya pulang lembur. Banyak istri yang bersusah payah menyiapkan berbagai jenis hidangan demi mengurangi rasa lelah dan beban suami tercinta.
Namun saat makanan telah dihidangkan, banyak suami yang tidak merasa puas dengan hasil masakan. Kadang keasinan atau bahkan tidak berasa sama sekali (hambar). Manusia memang tempatnya salah dan khilaf, tetapi bukan berarti Anda tidak dapat menghargai pengorbanan merek.a
“Ya ampun, masakannya asin banget,” kemudian Anda tidak menghabiskan makanan yang telah disajikan oleh istri. Percayalah, kata-kata tersebut secara tidak langsung dapat melukai hati mereka.
Jika masakan istri tidak sesuai harapan, ungkapkanlah dengan kata-kata halus dan wajah tersenyum. “Mah, terima kasih sudah membuatkan aku makan malam. Tapi rasanya mungkin bisa lebih enak jika garamnya dikurangi,”. Kata-kata manis seperti inilah yang ingin didengar para istri. Mereka tentu akan lebih bersemangat untuk membuat berbagai makanan yang lebih lezat dan menggugah selera.
Menolak halus makanan yang tidak disukai
Menolak makanan merupakan tindakan tidak terpuji yang sanga dibenci Rasulullah SAW. Semasa hidupnya, Nabi Muhammad SAW tidak pernah sekali pun mencela masakan demi menghargai orang yang telah memasaknya. Jika beliau kurang berselera, beliau akan menolak secara halus.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, pada suatu hati Rasulullah mengajak Khalid bin Al Walid untuk mengunjungi istri beliau, Maimunah, yang merupakan saudara perempuan Ibunda Khalid. Mengetahui bahwa suami dan keponakannya akan berkunjung, Maimunnah memutuskan untuk memasak daging dhabb (sejenis biawak).
Ketika makanan dihidangkan, Rasulullah SAW dengan semangat mengambil makanan yang dimasak oleh sang istri tercinta. Maimunah tiba-tiba berkata kepada Khalid, “Beritahukanlah kepada Rasulullah tentang daging yang kalian hidangkan kepada beliau itu,”
5 Zodiak Ini Terkenal Tukang Bohong, Anda Masuk Daftar Gak?
Wahai Rasulullah, ini adalah daging dhabb,” kata salah seorang sahabat.
Mendengar kata-kata tersebut, Rasulullah menarik kembali tangannya. Khalid sontak bertanya, “Wahai Rasul, apakah daging dhabb haram,”
Rasulullah menjawab, “Tidak, hanya saja daging dhabb tidak ada di daerah kaumku. Karena itu saya merasa kurang berselera memakannya,” jawab beliau dengan ramah dan santun.
Cara yang ditunjukkan Nabi Muhammad SAW bisa menjadi pedoman bagi Anda yang ingin menolak makanan secara halus, terlebih makanan yang disajikan oleh teman atau keluarga terdekat.
(Santi Andriani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.