BANYAK cara untuk mengidentifikasi kesehatan seseorang. Salah satunya melihat kondisi anggota tubuh tertentu seperti lidah. Warna lidah dapat memberikan informasi kesehatan. Idealnya lidah yang sehat berwarna merah muda atau pink.
Maka tidak salah bila ada orang yang sedikit khawatir ketika melihat lidahnya berwarna lain seperti kuning. Lidah kuning biasanya kondisi yang tidak berbahaya hanya saja terkadang ini juga merupakan gejala serius. Lidah kuning terjadi ketika sel-sel kulit mati, bakteri, atau partikel terperangkap atau menumpuk di permukaan lidah.
Tanda-tanda lidah kuning bervariasi tergantung penyebabnya. Dalam sebagian besar kasus, perawatan dasar di rumah seperti menjaga kebersihan mulut dengan baik dapat membuat lidah berwarna normal dalam hitungan hari hingga minggu.
Namun pada beberapa kondisi diperlukan penanganan lebih lanjut dari dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Melansir Medical News Today, Selasa (4/9/2018), inilah beberapa penyebab lidah kuning :
(Baca Juga: Bocah Ini Bakar Terong hingga Gosong, Hasil Akhirnya Bikin Netizen Berdecak Kagum)
Produk kebersihan mulut dengan oksidator
Beberapa produk kebersihan mulut seperti obat kumur, bilasan, dan pasta gigi mengandung bahan kimia atau partikel yang dapat menyebabkan mulut kering, mengiritasi sel kulit di lidah, serta menyebabkan lidah berubah warna. Beberapa senyawa yang dapat mengubah warna lidah antara lain peroksida, menthol, alkohol, timol, dan eucalyptus.

Kebersihan mulut yang buruk
Membersihkan gigi dan lidah membantu mengurangi bakteri di permukaan lidah sehingga mengurangi risiko mengembangkan lidah kuning. Namun bila gigi dan lidah tidak rutin dibersihkan maka bisa saja terjadi perubahan warna.
Penggunaan tembakau
Produk tembakau mengandung senyawa dan racun yang dapat menghitamkan atau mengiritasi sel kulit termasuk lidah. Tembakau dapat menyebabkan sel membesar sehingga meningkatkan kemungkinan terjebaknya partikel dan bakteri yang dapat mengubah warna.

Mulut kering
Air liur secara alami membantu membersihkan bakteri dan partikel yang berlebih dari permukaan lidah. Dehidrasi dapat mengurangi produksi air liur sehingga bakteri dan partikel makanan tetap berada di dekat sel. Kondisi ini meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri yang berlebih.
Makanan dengan pewarna yang menempel di lidah
Banyak makanan mengandung pewarna yang dapat menodai lidah atau tetap lengket sehingga memudarkan permukaan lidah.