Menurut Asosiasi Disleksia Internasional, penyebab pasti disleksia tidak jelas. Namun, sebuah studi mengenai otak menunjukkan perbedaan cara bekerja otak seseorang yang disleksia berkembang dan berfungsi. Orang yang mengalami disleksia juga kesulitan dalam mengidentifikasi bunyi ujaran terpisah dalam suatu kata yang merupakan faktor utama yang menyebabkan mereka sulit membaca.
Gejala disleksia dapat diidap oleh semua kalangan usia. Tetapi, biasanya terjadi pada anak-anak. Gejala umum yang terjadi pada anak-anak adalah seperti kesulitan dalam belajar membaca, perkembangan bicara yang lamban, kegiatan lain yang lamban, sulit dalam mempelajari data seperti tabel aritmatika, serta sulit mengeja.

Baca juga: Kebelet Ngeseks Tapi Tak Menemukan Ranjang? Coba 6 Posisi Ini
Dampak disleksia pada anak-anak tergantung pada tingkat keparahan kondisi dan efektivitas instruksi. Beberapa anak yang mengalami disleksia dapat belajar lebih awal, membaca dan mengeja terutama ketika mereka diinstruksikan dengan benar.
Namun, masalah yang paling menentang mereka muncul ketika keterampilan berbahasa yang lebih rumit. Misalnya memahami tata bahasa, menulis esai, dan memahami materi dalam buku pelajaran mereka.