Kemudian dilanjutkan dengan letusan kedua yang terjadi pada 20.150 tahun yang lalu dari kawasan pusat kaldera dan danau Batur, memicu kembali amblasnya dasar Gunung Batur yang membentuk kaldera melingkar di dalam kaldera pertama, terjadilah kaldera kedua yang membentuk topografi dinding terjal sedalam rata-rata 200 meter.
(Baca Juga:7 Pesona Paspampres Cantik Serda Ambar yang Ungkap Sisi Lain Kehidupannya)
Bagian daerah terendah gunung api Batur inilah yang kemudian membentuk menjadi danau yang disebabkan proses akumulasi air hujan yang sekarang dikenal sebagai Danau Batur. Kabarnya, kini ketinggian puncak Gunung Batur ada di titik 1717 meter diatas permukaan laut atau 686 meter dari permukaan air Danau Batur. Demikian seperti dihimpun Okezone, Minggu (26/8/2018) dari berbagai sumber.
(Dinno Baskoro)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.