Lantai rumahnya pun sengaja dibuat tanpa semen hanya menggunakan pelepah bambu. Di setiap papan penyangga lantai terdapat ukiran berbentuk bunga dan binatang.

Wisatawan juga dapat menyambangi tiga rumah kecil di tengah perkampungan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan harta benda serta kekayaan suku Gurusina. Selain itu, terdapat tiga lopo yang dipercaya warga sebagai tempat perisitirahatan para leluhur mereka.
Di kampung adat ini, setiap warga lansia, memiliki pekerjaan khusus sebagai pemecah biji kemiri dan menjemur hasil bumi lainnya di halaman rumah. Bagi wisatawan yang ingin menginap di wilayah perkampungan, bisa menghubungi penduduk setempat untuk menginap di rumahnya.
(Renny Sundayani)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.